-Puisi di bawah ini adalah curahan hati seorang sahabat-
Mungkin sebaiknya bercerita ttg rumah dan keluarga tanpa aku
Mereka menolakku bukan bagian dari bilangannya
Kasih untukku setengah patah seperti nampaknya aku
bagi mereka
Teriakan cinta hanya seperti bisikan bisu tak
bermakna
Selalu ada aku untuk mereka, namun dimana mreka
buatku?
Samar bayangan cinta yang ambigu
Adaku seperti telah disesali, telah dijejali beban karena hadirku
Aku noktah kecil yang menodai kesempurnaan
Seandainya dapat, kutolak takdir menjelmakanku
dari ketidakinginan
Namun jalanku bukanlah jalanNya
Aku berkeluh pada naluri, titipanNya yg masih
teguh menemaniku
Musim berganti,tidak demikian hati mereka condong
berganti untukku
Kukemas rapih sesak yang tertahan, menebar senyum
dari tangis yg tak tersingkap
Aku tidak mengeluh, demi sejumput kekuatan yang
masih diberi
Walau aku takkan sekokoh batu karang
Entah suatu waktu, mereka berbalik dan mencariku
Semoga masih ada aku untuk mengecap ketulusan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar